Skip to content
Maret 21, 2014 / aisarnovita

qolbu

Bismillah..

Aku mengakui bahwa sulitnya menyamakan lisan dan hati terdalam (qolbu). Dalam hal ini adalah bahwa lisanku mengatakan aku sudah memaafkan namun ternyata hati belum ikhlas.

Sepanjang hidupku, setiap orang yang sudah mengucapkan maaf, insyaAllah sudah aku maafin. Namun ada 1 orang yg sama sekali tidak pernah meminta maaf kepadaku. Orang itu sudah memfitnahku di pengadilan agama dan ke orang2 lain, dia juga sudah mengambil haknya aufar namun tidak mengakuinya kepada ayah aufar sehingga membuat ayah aufar malah menuduh ibuku penipu padahal aku punya bukti print dari bank, dan banyak hal lain yg menyakiti ku. Dalam benakku saat itu dia adalah orang jahat. Astaghfirullah..

Ya Allah. Aku sedih atas hati ini. Karena ternyata ada noda dalam hatiku. Sungguh sedih ketika menyadari noda itu. Saat tau dia sakit dan terbaring tdk bisa makan berbulan2. Malah aku mikir “tu laa jahat sama aku”. Dan bln november thn lalu dia meninggal, namun aku tidak sedih. Hingga aku menyadari bahwa ternyata ada noda dalam hatiku. Sungguh aku sedih. Sedih karena hatiku tercemar. Allah.. ampuni hambaMu ini ya Allah. Seumur hidupku, baru ini aku merasa ada memiliki rasa benci pada orang. Mungkin karena tidak pernah terucap kata maaf darinya hingga dia meninggal. Namun ya Allah, insyaAllah saat ini aku ikhlas memaafinnya. Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Allahummaghfirlahu warhamhu waafihi wa’fuanhu.

Ya Allah.. bersihkan hati hambaMu ini.. jangan biarkan ada setetes pun noda hitam dalam hatiku. Aku tidak pingin memiliki ada rasa benci kepada makhlukMu ya Allah.. bersihkan hati hamba ya Allah.. sungguh hamba takut memiliki hati yang rusak.

Tulisan ini aku tujukan untukmu permata hati ibu.. aufar.. jika ibu sudah meninggal.. inget ya pesan ibu karena jika ibu sudah tidak ada, ibu tidak bisa menasehati mu hati ibu.. aufar adalah hati ibu.. jangan pernah kotori hati aufar dengan memiliki rasa benci kepada makhkuk Allah.. terlebih lagi memiliki dendam. Ibu sayang sama aufar melebihi nyawa yang ibu miliki. I love you hati ibu.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: